Seperti kebiasaan saya ketika ada yang berkonsultasi terkait hutang dan riba , serta kisah membantu perusahaan yang terlilit hutang dan terancam bangkrut saya tulis di blog COACHSANTOSO.BLOGSPOT.COM untuk arsip dan juga semoga menjadi pembelajaran bagi pengusahan.
Seperti kisah pengusaha muda yang terlilit hutang 500 juta yang barusan chat dengan saya, dan saya sampaikan bahwa saya bukan paranormal dan saya pernah disituasi tersebut, serta ketika menjadi konsultan, mentor dan coach untuk membantu pengusaha atau perusahaan yang mengalami krisis keuangan.
Bisnis itu tidak seindah kisah romantis.
Seperti kisah pengusaha muda yang terlilit hutang 500 juta yang barusan chat dengan saya, dan saya sampaikan bahwa saya bukan paranormal dan saya pernah disituasi tersebut, serta ketika menjadi konsultan, mentor dan coach untuk membantu pengusaha atau perusahaan yang mengalami krisis keuangan.
Bisnis itu tidak seindah kisah romantis.
Saya
di sapa di WA oleh pengunjung blog yang membaca artikel cara lunas
hutang dan riba, beliau menceritakan kegagalan bisnis yang dialami
beliau diceritakan karena terlalu cepat tanpa perencanaan matang dan
menghitung resiko, beliau mengatakan sangat terinspirasi tulisan di blog
terkait bahwa membuat dan menjalankan bisnis itu tidak bisa asal
optimis, nekad tanpa ilmu, berapa banyak bisnis yang tidak memiliki
perencanaan profit dan lost , artinya banyak pengusaha yang selalu
menghitung untung dan untung tapi tidak menghitung rugi dan rugi jika
terjadi hal hal diluar ekspetasi dan tidak siap jika rugi dan bahkan
tidak memiliki menejemen resiko.
Perhatikan
produsen kendaraan yang merancang kecepatan kendaraan tentu juga
memberikan kontrol pengurang kecepatan (rem) dan keselamatan. Jika anda
amati kendaraan sepeda motor, mobil, kereta api dan pesawat , tentu
memiliki kecepatan yang berbeda dan tentu memiliki sistem keselamatan
yang berbeda. Dan juga cara mengendarai / skills yang berbeda.
Ketika
anda pertama kali naik sepeda motor atau mobil , belajar menyetir dan
hanya belajar atau tahu cara nge gas tanpa tahu cara nginak rem , maka
pasti tahu akhirnya maka akan terjadi kecelakaan bahkan maut .
Dalam
bisnis boleh optimis tapi harus terukur dan harus bisa di manage risk
nya, maka ketika dalam bisnis apapun maka anda harus tahu resiko yang
akan terjadi dan bagaimana cara mengatasi resiko tersebut, yang jelas
bisnis butuh skills dan proses serta kesabaran, gunakan intuisi dan
skills untuk kalkulasi resiko dan baru profit. Anda harus mengetahui
medan perang anda sendiri, semoga bermanfaat salam pencerahaan penuh semangat , coachsantoso.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar